Jumat, Juli 19

Hari Guru Nasional: Kapan dan Sejarah

Hari Guru Nasional adalah salah satu hari nasional yang diperingati setiap tahunnya untuk mengapresiasi kerja keras para guru sebagai pahlawan tanda jasa.

Namun sayangnya tak banyak dari masyarakat Indonesia yang tahu kapan hari Guru Nasional diperingati, dan bagaimana sejarah Hari Guru Nasional tercipta di Indonesia.

Sejarah Hari Guru Nasional

Sejarah Hari Guru Nasional bermula dari lahirnya persatuan guru Indonesia yang bernama Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB) yang didirikan pada tahun 1912. Ya, PGHB ini telah berdiri jauh sebelum Indonesia merdeka.

PGHB ini beranggotakan guru bantu, guru desa, kepala sekolah dan perangkat sekolah lainnya.

Di tahun 1932, PGHB mberubah nama menjadi Persatuan Guru Indonesia. Nama Indonesia sudah digunakan sebelum NKRI berdiri.

Setelah Indonesia merdeka di tanggal 17 Agustus 1945, Persatuan Guru Indonesia mengadakan kongres guru pada tanggal 24-25 November 1945 di kota Surakarta.

Bertepatan dengan tanggal 25 November 1945, Kongres tersebut kemudian menghasilkan keputusan perubahan nama Persatuan Guru Indonesia menjadi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).

Kapan Hari Guru Nasional Diperingati

Keputusan perubahan nama Persatuan Guru Indonesia menjadi Persatuan Guru Republik Indonesia di tanggal 25 November 1945 tersebut menjadi salah satu latar belakang penetapan hari Guru Nasional.

Di tahun 1994, Presiden Soeharto melalui melalui Keputusan Presiden Nomor 78 tahun 1994 memutuskan jika setiap tanggal 25 November diperingati sebagai Hari Guru Nasional.

Selamat Hari Guru Nasional bagi para guru di seluruh pelosok negeri Indonesia, selamat hari Guru untuk para pahlawan tanpa tanda jasa.

Tema Hari Guru Nasional

Setiap tahun saat memperingati Hari Guru Nasional, Pemerintah membuat tema yang berbeda-beda di setiap tahunnya.

Di tahun 2023 ini, hari Guru Nasional mengambil tema “Bergerak Bersama Rayakan Merdeka Belajar”.

Tema ini disertai dengan logo berbentuk hari warna-warni yang berisi figur guru dan beberapa siswanya.

Logo berbentuk hati ini merupakan simbol yang menggambarkan seluruh komponen pendidikan mulai dari guru, siswa hingga orang tua mampu bersinergi untuk menciptakan lingkungan belajar yang merdeka dan penuh cinta untuk para anak-anak didik agar setiap pelajaran dan pendidikan yang diberikan bisa memberikan hasil yang terbaik untuk dunia pendidikan di Indonesia.