Sabtu, Juli 13

Hari Raya Nyepi Adalah Hari Raya Umat Hindu

Hari Raya Nyepi adalah hari raya umat Hindu yang dirayakan setiap Tahun Baru Saka.

Di Indonesia, salah satu tempat yang memiliki keunikan saat datangnya hari raya Nyepi adalah di Pulau Bali.

Hari raya Nyepi juga dikenal sebagai Hari Keheningan, karena ini adalah hari keheningan total dan refleksi diri. Hari raya tersebut jatuh pada tahun baru Hindu menurut penanggalan Bali yang biasanya jatuh pada bulan Maret atau April.

Pulau Bali yang masyarakatnya mayoritas beragama Hindu merayakan hari raya Nyepi secara bersama-sama menyebabkan Pulau Bali yang biasanya ramai wisatawan luar negeri maupun dalam negeri mendadak sepi selama satu hari penuh.

Suasana sepi ini diatur dengan aturan adat yang mengharuskan masyarakat Bali baik penduduk asli maupun pendatang termasuk wisatawan asing harus berdiam diri di rumah tanpa terkecuali.

Pulau Bali ditutup selama Nyepi, dengan bandara dan semua layanan transportasi ditutup, dan wisatawan diminta untuk tinggal di dalam hotel atau rumah mereka. Bahkan saat ini layanan internet juga dimatikan sementara selama satu hari penuh.

Pada hari Nyepi ini, umat Hindu Bali diharapkan mematuhi empat larangan yaitu:

  • Amati Geni (tidak ada api atau cahaya),
  • Amati Karya (tidak ada pekerjaan atau aktivitas fisik),
  • Amati Lelungan (tidak bepergian), dan
  • Amati Lelanguan (tidak memanjakan kesenangan atau hiburan).

Upacara Adat Menjelang Hari Raya Nyepi di Bali

Sebelum perayaan hari raya Nyepi, ada beberapa upacara dan tradisi yang dilakukan oleh masyarakat Hindu Bali, yakni Melasti, Tawur Kesanga atau Pawai Ogoh-Ogoh dan yang terakhir adalah tradisi Ngembak Geni.

1. Melasti

Upacara Melasti adalah upacara penyucian diri sebelum hari Raya Nyepi tiba.

Ritual yang ada di upacara Melasti ini biasanya dilakukan di pura yang dekat dengan laut.

Upacara Melasti ini dilakukan tiga atau empat hari sebelum ritual Nyepi diadakan.

2. Tawur Kesanga, Pawai Ogoh-Ogoh

Sehari sebelum Nyepi disebut “Tawur Kesanga” dan ditandai dengan upacara yang disebut “Pengerupukan”.

Saat itulah umat Hindu Bali melakukan ritual yang disebut “Bhuta Yadnya”, yang dimaksudkan untuk mengusir roh jahat. Selama ritual ini, orang-orang membuat ogoh-ogoh (patung papier-mâché raksasa yang melambangkan setan) dan mengaraknya di jalanan sebelum membakarnya sebagai simbol penghancuran kejahatan.

3. Ngembak Geni

Upacara Ngembak Geni adalah upacara yang dilakukan setelah perayaan hari raya Nyepi.

Bedanya dengan upacara Melasti dan Tawur Kesanga yang dilakukan sebelum perayaan hari raya Nyepi, upacara Ngembak Geni justru dilakukan setelah perayaan hari raya Nyepi.

Dalam upacara Ngembak Geni ini masyarakat Bali akan saling berkunjung ke sanak saudara atau melakukan dharma shanti sebagai pertanda membuka lembaran hidup baru dengan hati yang bersih.

Para pemuda juga akan melakukan omed-omedan usai tradisi Ngembak Geni, yakni festival saling mencium untuk mempererat keakraban antar umat Hindu.

Nyepi di Bali Tanpa Internet

Jika Anda saat ini di Bali atau akan mengunjungi Bali saat hari raya Nyepi yang akan jatuh pada tanggal merah di tanggal 22 Maret 2022 nanti, ada beberapa hal yang harus Anda ketahui.

Hal-Hal Yang Wajib Diketahui Saat Hari Raya Nyepi 22 Maret 2023 di Bali:

1. Tanpa Internet

Akses internet di Bali akan diputus mulai hari

Rabu (22/3) pada pukul 06.00 WITA hingga Kamis, (23/3) pada pukul 06.00 WITA.

2. Tanpa IPTV

Tak hanya layanan internet, layanan hiburan lain berbasis akses internet, yaitu IPTV juga akan diputus.

3. Layanan Obyek Vital Tetap Berjalan

Layanan obyek-obyek vital seperti layanan rumah sakit, kantor kepolisian, militer, BMKG, BPPD, Basarnas, bandara, pemadam kebakaran. dan lainnya akan tetap beroperasi.

Sementara itu, terkait layanan telepon, sms dan fiber optik tetap dapat digunakan selama Hari Raya Nyepi guna memudahkan masyarakat jika pada saat Hari Raya Nyepi memerlukan layanan khususnya yang bersifat emergensi.

4. Bandara Ngurai Rai Tutup

Saat hari raya Nyepi pada tanggal 22 Maret 2023 yang sebetulnya adalah hari libur nasional di bulan Maret 2023 ini, bandara udara Ngurah Rai yang melayani penerbangan domestik dan internasional akan ditutup selama 24 jam.

5. Tol Bali Mandara Tutup

Tak hanya bandara Ngurai Rai yang tutup, tol Bali Mandara juga akan berhenti beroperasi selama hari raya Nyepi.

Jalan tol Bali Mandara akan ditutup mulai Selasa (21/3/2023) pukul 23.00 WITA.